banner 728x250

Sepanjang Area Objek Wisata Air Terjun Temam Dipenuhi Sampah

LUBUKLINGGAU, Beligatupdate.com- Di hari keempat liburan hari raya Idul Fitri 1438 H, masyarakat Kota Lubuklinggau dan sekitarnya masih menikmati liburan bersama keluarga. Salah satunya, destinasi wisata air terjun Temam dipadati pengunjung dari berbagai daerah.( 28/6).

Pengunjung Menujukan Sampah Berserakan di Area Objek Wisata Air Terjun Temam. FOTO/Doc.Beligat

Namun, pemandangan yang kurang sedap mulai dari pintu masuk hingga kedalam areal wisata air terjun Temam dipenuhi sampah yang berserakan dimana-mana. Hal ini membuat ketidaknyamanan para pengunjung yang ingin menghabiskan liburan di objek wisata air terjun Temam tersebut.

https://youtu.be/v4O6hjnpTEY

Novi A salah seorang pengunjung menuturkan kepada awak media beligatupdate.com bahwa dirinya merasa tidak nyaman dan sangat terganggu dengan adanya sampah yang berserakan dimana-mana, mengingat objek wisata air terjun Temam merupakan salah satu tujuan destinasi wisata unggulan di Kota Lubuklinggau.

“Saya mewakili pengunjung di objek wisata air terjun Temam merasa kecewa dan prihatin melihat banyaknya sampah yang memenuhi areal objek wisata ini. Seharusnya Instansi terkait dalam hal ini Dinas Pariwisata Kota Lubuklinggau terkesan tidak memperhatikan kenyamanan para pengunjung dan tidak memberikan pelayanan yang frima”, kata Novi.

Dia menambahkan, seharusnya pihak terkait menyediakan tong sampah dibeberapa titik, baik yang ada di luar maupun yang didalam area wisata air terjun Temam.

“Seharusnya disediakan tempat sampah dibeberapa titik agar para pengunjung tidak membuang sampah sembarangan. Kan, pengunjung ditarik retribusi parkir sebesar Rp.5.000,- dan uang masuk sebesar Rp. 2.000-, tanpa ada kertas tiket masuk. Namun, pelayanan dan kenyamanan pengunjung tidak diperhatikan hanya memungut retribusi saja”, paparnya

Hal senada juga disampaikan Halimah ( 37 ) warga Desa Sumber Rejo Kecamatan MegangĀ  Sakti Kabupaten Musi Rawas yang memilih liburan bersama keluarganya di Objek Wisata air terjun Temam sedikit miris melihat kondisi di seputaran area wisata mulai dari pintu masuk hingga kedalam mencium bauk yang tidak sedap dari sampah yang menumpuk dan merusak pemandangan.

“Kami jauh-jauh datang dari Megang Sakti untuk menikmati liburan, namun sangat tidak nyaman dengan bau yang dihasilkan dari sampah yang menumpuk sehingga mengurangi keindahan dari air terjun Temam itu sendiri”, tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kota Lubuklinggau melalui Sekretarisnya, Dahlan ketika dihubungi melalui saluran telepon meminta maaf atas ketidaknyamanan para pengunjung dan pihaknya akan memberikan tindakan tegas kepada petugas yang melakukan kelalaian.

“Kami sangat menyayangkan adanya kelalaian petugas disana, mengingat ini hari libur yang banyak dipadati pengunjung seharusnya bekerja secara prima. Berkenaan dengan tiket masuk yang tanpa diberikan kepada pengunjung kemungkinan sudah habis dan masalah kotak sampah nanti kita sediakan”, pungkasnya.(Reki/Red)

error: Maaf Di Kunci