Lahat, Beligat.com – Musyawarah Daerah (Musda) ke-11 Partai Golkar Kabupaten Lahat tahun 2026 menetapkan Sri Marhaeni Wulansih SH, sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lahat. Penetapan berlangsung di Hotel Santika Lahat, Rabu (7/10/2026).
Sri Marhaeni Wulansih SH, ditetapkan setelah melalui proses verifikasi dan penjaringan calon sesuai dengan ketentuan organisasi Partai Golkar.
Dalam proses tersebut, terdapat dua calon yang mengikuti tahapan pemilihan. Berdasarkan hasil verifikasi dukungan, Sri Marhaeni Wulansih memperoleh dukungan lebih dari 50 persen dari jumlah pemegang hak suara.
“Proses ini didapat, itu sebanyak dua calon yang ada. Berdasarkan pembuktian verifikasi pertama sampai ketiga, sesuai aturan,” ujar Sekretaris DPD Partai Golkar Sumatera Selatan (Sumsel) Kemas Umar Jaya Negara saat sesi wawancara.
Ia menjelaskan, karena Sri Marhaeni Wulansih telah memperoleh dukungan lebih dari 50 persen dari jumlah pemegang hak suara, maka sesuai ketentuan yang berlaku, dirinya berhak ditetapkan sebagai ketua secara aklamasi.
“Karena Ibu Sri Marhaeni Wulansih ini memiliki dukungan lebih dari 50 persen, sesuai dengan jumlah pemegang hak suara yang kita pegang untuk pelaksanaan, beliau berhak ditetapkan secara aklamasi,” jelasnya.
Dengan terpilihnya ketua baru, jajaran Partai Golkar berharap kepemimpinan di Kabupaten Lahat semakin solid dan mampu membawa partai menjadi lebih baik.
“Harapan kami dengan dukungan lebih dari 50 persen, intinya berarti kepemimpinan ini solid. Ke depan, mungkin di Kabupaten Lahat dapat lebih baik lagi,” katanya.
Dari sisi DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan, partai juga menargetkan adanya penambahan perolehan kursi pada pemilihan legislatif mendatang.
“Dari sisi provinsi, kami telah menargetkan penambahan kursi pada pileg ke depan. Lebih baik lagi untuk Partai Golkar di Kabupaten Lahat,” ujarnya.
Terkait target politik lainnya, Partai Golkar menegaskan akan melihat perkembangan dan dinamika politik yang berjalan. Fokus utama partai saat ini adalah menghadapi pemilihan legislatif, sementara persoalan pemilihan kepala daerah disebut sebagai bagian dari dinamika politik berikutnya.
“Yang penting target Partai Golkar adalah pileg. Masalah pilkada itu bonus,” tegasnya.
Atas terpilihnya Sri Marhaeni Wulansih, jajaran Partai Golkar menyampaikan ucapan selamat dan berharap kepemimpinannya dapat terus mendapatkan dukungan dari seluruh kader serta pengurus di Kabupaten Lahat.
“Ucapan kami, selamat telah membuktikan kepemimpinan beliau dengan didukung 50 persen bahkan lebih. Berarti membuktikan bahwa kepemimpinan beliau dalam satu periode terakhir diterima dengan baik oleh kawan-kawan kecamatan,” pungkasnya.
Sementara Sri Marhaeni dengan dipercaya kembali menjabat selaku Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lahat periode 2026-2031, selain mengucapkan rasa syukur Ia juga menuturkan bahwa keberhasilan tersebut bukan semata-mata karena dirinya sendiri, melainkan berkat dukungan seluruh kader, pimpinan kecamatan serta organisasi sayap Partai Golkar.
“Saya bukan siapa-siapa kalau tidak didukung oleh para kader, ketua-ketua kecamatan maupun organisasi sayap. Ini adalah hasil kebersamaan kita,, untuk itu saya mengucapkan terimakasih kepada kader-kader dan semua jajaran DPD yang telah memberikan kepercayaan kembali kepada saya,” ujarnya.
Sri Marhaeni juga mengajak seluruh kader untuk kembali bersatu setelah proses Musda XI selesai. Menurutnya, perbedaan pandangan dalam proses demokrasi merupakan hal yang biasa, namun setelah keputusan ditetapkan, seluruh kader harus kembali bersama-sama membesarkan partai.
“Perbedaan dalam demokrasi itu hal yang biasa. Tetapi setelah proses Musda selesai, kita kembali bersama-sama. Mari kita bekerja dan membesarkan Partai Golkar,” terangnya.
Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Lahat tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus awal bagi kepengurusan mendatang dalam menghadapi berbagai agenda politik, khususnya target peningkatan perolehan kursi Partai Golkar pada Pemilu Legislatif mendatang.*(Firly)




