banner 728x250

Kondisi Pandemi Covid-19, Peran Sekda Muratara Dipertanyakan

Muratara, Beligat.com – Dalam situasi pandemi Covid-19 yang sedang melanda, peran serta Sekretaris Daerah (Sekda) Muratara dipertanyakan.

Hal tersebut disampaikan oleh Aktivis Muda Muratara dan Pemerhati Sosial Angga Juliansyah kepada awak media, Selasa (28/04/20).

“Sekda harus berperan aktif dalam setiap kegiatan yang sudah direncanakan untuk penanganan-penangan sosial dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19,”kata mantan ketua Cabang GmnI Kota Lubuklinggau, Musi Rawas dan Muratara, dan pemuda asal Desa Remban kecamatan Rawas Ulu.

Menurut Angga Sekda adalah pembantu kepala daerah dalam bekerja, selanjutnya dalam hal ini dirinya menilai pemkab Muratara terkesan lambat dalam penanganan sosial Covid-19.

“Kita berbicara tentang kesehatan hajat orang banyak, dan lagi isu yang beredar pemkab Muratara sudah menganggarkan anggaran sebesar 46 Miliar untuk penanganan Covid-19, nah Sekda harus mempunyai Inisiatif-inisiatif yang harus dilakukan sekarang maupun yang akan datang, baik dibidang sosial maupun non sosial,”katanya.

Selanjutnya dirinya mengajak untuk mengingat kembali apa yang sudah dilakukan Sekda semenjak terpilih dan dilantik sampai sekarang. Dalam situasi seperti ini masyarakat sangat membutuhkan peran pemerintah.

“Kami berharap sekali pemkab Muratara cepat tanggap dalam hal ini, menginggat situasi pandemi belum tau sampai kapan berakhir. Selama ini pemkab Muratara belum terdengar memberikan bantuan, contoh kecil saja pembagian masker saja belum pernah, apalagi bantuan yang lainnya, seharusnya Sekda harus bisa memberi masukan kepada Bupati apa saja yang harus dilakukan, kalau seperti ini pemkab Muratara dinilai lambat dalam penanganan sosial,”tutupnya.*Akew/Rilis

error: Maaf Di Kunci