banner 728x250

Jaringan Gas Rumah Tangga di Musirawas Resmi Beroperasi

MUSI RAWAS, Beligat.com – Pemanfaatan jaringan gas (jargas) untuk masyarakat semakin berkembang di wilayah Sumatera. Pertamina melalui PT Pertamina Gas, anak usaha subholding gas PT Perusahaan Negara Tbk., melaksanakan amanat pemerintah untuk memperluas jargas rumah tangga di wilayah Sumatera. Jumat (15/3), jargas rumah tangga di wilayah Sumatera secara resmi beroperasi di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Peresmian 5.182 Sambungan Rumah Tangga (SR) dilakukan oleh Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Ditjen Migas, Alimuddin Baso di Desa Rantau Alih, Musi Rawas didampingi Bupati Musi Rawas H. Hendra Gunawan, Anggota Komisi VII DPR RI Nazarudin Kiemas, Prof. Dr. Ir. Binarko Santoso dan Direktur Utama PT Pertagas Niaga Linda Sunarti.

Direktur Utama PT Pertamina Gas Niaga, Linda Sunarti menjelaskan, pada tahap pengoperasian akan dimanfaatkan sumber gas berasal dari sumur PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field, dengan volume 0,2 MMSCFD.

“Seluruh sambungan rumah tangga ini nantinya akan diaktifkan secara bertahap melalui proses konversi kompor gas yang dilakukan oleh operator dari PT Pertagas Niaga,”katanya.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Ditjen Migas, Alimudin Baso mengatakan bahwa Program jaringan gas kota merupakan program prioritas pemerintah yang salah satu tujuannya untuk menekan peningkatakan biaya subsidi LPG 3 Kg. Semakin luasnya jangkauan operasi jargas ini diharapkan mampu memberikan pilihan energi yang lebih bersih, aman, dan murah untuk masyarakat.

“Sebagai hal baru di Musi Rawas, kami optimistis warga yang menjadi pelanggan dapat kooperatif menjaga jaringan yang telah terpasang di lingkungan sekitarnya sehingga manfaat jargas bisa dioptimalkan,” jelas Alimuddin Baso.

Sementara itu Bupati Musirawas, H Hendra Gunawan bersyukur Kabupaten Musirawas mendapatkan Jargas dimana prosesnya diperjuangkan hampir puluhan tahun.

“Bersyukur 2018 kita dapet, kedepan kita sudah bertemu menteri minta di usulkan jangka waktu 5 tahun sehingga kita harapkan daerah-daerah penghasil Migas menikmati hal ini,”katanya.

Ditahun 2019, lanjut Bupati akan terus berlanjut dan meningkat karena program ini merupakan prioritas pemerintah dan gas ini merupakan sumber daya alam kita sendiri.

“Usulan kita 20 sampai 30 ribu rumah yang akan mendapatkan program ini dan terus sosialisasikan kemasyarakat untuk mampu merawat dan menjaganya,”tutupnya.*Akew

error: Maaf Di Kunci