banner 728x250

Bupati Sidak, Sejumlah Sample Makanan Diuji Kesehatan

Bupati Saat Melakukan sidak. Foto/Doc.Beligat

MURATARA, Beligatupdate.com – Untuk memastikan sejumlah barang pokok aman di sejumlah pasar di kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Bupati H. M
Syarif Hidayat bersama Satgas pengawasan stabilitas bahan pokok dan barang penting lainnya pada saat bulan ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri 1438 H Lakukan Sidak.

Diketahui sidak tersebut hadir juga Sekda, Abdullah Matjik serta rombongan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disprindagkop).

Selain itu, diikuti juga Dinkes, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Bagian Ekonomi lakukan inspeksi mendadak (sidak) disejumlah pasar dan rumah sakit di Kabupaten Muratara.

Sidak ini dilakukan, Rabu (7/6/2017) sekitar 10.00 wib di pasar Desa Lawang Agung, dilanjutkan dengan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Muratara.

Kepala Disprindagkop Kabupaten Muratara, H Syamsu Anwar mengatakan sidak ini guna menghindari bahan yang berformalin, daging oplosan dan harga yang melambung.

“Kita mengambil beberapa sampel dari sidak pasar ini, hasilnya akan dites di lab Dinkes,” kata Syamsu Anwar kepada Beligat Update, Rabu (7/6).

Ia mengatakan Sample yang diambil yakni mie kuning, kerupuk, beras, tahun mentah dan masak, ikan asin dan daging ayam.

“Untuk daging ayam kalau masih dihinggapi lalat berarti aman untuk di konsumsi,” ujarnya.

Sementara, Bupati Muratara H M Syarif Hidayat mengatakan dalam peninjauah pasar ini telah diambil sejumlah sample barang untuk dicek.

“Kita telah mengambil sample dari beras, kerupuk, mie kuning, tahu, ikan asin dan daging ayam,” terangnya

Ia menjelaskan, hal ini untuk menghindari beredarnya zat-zat yang mengandung pewarna tekstil dan formalin bahkan daging oplosan.

“Sample yang kita ambil tadi akan di cek oleh Dinkes, dan hasilnya segera disampaikan beberapa hari kedepan,” ujarnya.

Menurutnya, untuk kesimpulan sementara pada daging sendiri kalau masih banyak dihinggap lalat berarti tidak ada zat formalin.

“Tapi kalau warga menemukan daging oplosan yang dipasarkan segeralah melapor ke pemerintah agar ditindaklanjuti,” ungkapnya. (Rendy/Red)

error: Maaf Di Kunci